โ† Kembali ke Blog
ยท7 min baca

Mengapa Tidak Ada Tempat Sampah di Jepang? Tempat Membuang Sampah

Mengapa di Jepang hampir tidak ada tempat sampah umum? Pelajari sejarah di balik hilangnya tempat sampah di Jepang, tempat membuang sampah di Tokyo dan kota-kota lain, dan apa yang sebenarnya dilakukan penduduk setempat terhadap sampah mereka.

#tidak ada tempat sampah-jepang#jepang-tidak ada-tempat sampah umum#tempat-membuang-sampah-jepang#budaya-sampah-jepang#turis-aturan-sampah-jepang

Mengapa Tidak Ada Tempat Sampah di Jepang? (Dan Apa yang Harus Dilakukan Dengan Sampah Anda)

Anda tiba di Tokyo, menghabiskan kopi di mesin penjual otomatis, dan mencari-cari tempat sampah. Tidak ada apa-apa. Anda berjalan dua blok. Masih belum ada apa-apa. Anda akhirnya membawa kaleng kosong itu selama dua puluh menit berikutnya sebelum akhirnya menemukan tempat daur ulang di luar toko serba ada.

Selamat datang di Jepang โ€” dimana tempat sampah umum hampir tidak ada, bahkan di salah satu kota terpadat dan sangat bersih di dunia.

Bagaimana cara kerjanya? Mengapa Jepang tidak memiliki tempat sampah umum? Dan yang paling penting, apa yang harus Anda lakukan terhadap sampah Anda? Panduan ini menjawab semuanya.

Jawaban Singkat: Jepang Menghapus Sebagian Besar Tempat Sampah Umum Setelah Tahun 1995

Tidak selalu seperti ini. Tempat sampah umum merupakan hal yang umum di Jepang sepanjang tahun 1970an dan 1980an. Kemudian, pada bulan Maret 1995, anggota sekte Aum Shinrikyo melepaskan gas saraf sarin di sistem kereta bawah tanah Tokyo, menewaskan 13 orang dan melukai ribuan lainnya. Sebagai dampaknya, otoritas publik membuang tong sampah dari stasiun kereta api, sistem kereta bawah tanah, dan sebagian besar ruang publik di seluruh Jepang โ€“ untuk mencegahnya digunakan untuk menyembunyikan alat peledak atau bahan kimia.

Setelah Aichi World Expo tahun 2005, lebih banyak tempat sampah yang ditambahkan untuk sementara, dan kebijakan tersebut sedikit melunak selama beberapa dekade. Namun Jepang tidak pernah sepenuhnya membatalkan penghapusan tersebut. Saat ini, tempat sampah umum masih sangat jarang ditemukan di kota-kota seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto.

Alasan Budaya Yang Lebih Dalam: Anda Bertanggung Jawab atas Sampah Anda Sendiri

Penghapusan sampah pasca tahun 1995 memberikan bentuk resmi pada sesuatu yang sudah menjadi bagian dari budaya Jepang: gagasan bahwa Anda secara pribadi bertanggung jawab atas sampah Anda sendiri.

Di Jepang, sampah yang dihasilkan di dalam negeri harus dibawa pulang. Sampah yang dihasilkan saat bepergian โ€“ cangkir kopi, kwitansi toko, bungkus permen โ€“ adalah tanggung jawab Anda sampai Anda dapat membuangnya dengan benar. Hal ini tidak dianggap sebagai beban. Itu etiket sosial.

Anak-anak sekolah di Jepang tidak hanya diajari cara membuang sampah di tempat yang mana โ€” mereka juga diajarkan untuk membawa sampah bekal makan siang mereka dari kantin sekolah ke dalam tas dan membawanya pulang. Para pekerja kantor membawa botol-botol mesin penjual otomatis mereka kembali ke meja mereka dan membawanya pulang pada penghujung hari.

Hasilnya: meski hampir tidak ada tempat sampah umum, kota-kota di Jepang termasuk yang terbersih di dunia. Sistem ini berhasil bukan karena infrastruktur, namun karena tanggung jawab pribadi yang sudah mendarah daging.

Dimana Sebenarnya Anda Bisa Membuang Sampah di Jepang

Meskipun tempat sampah umum jarang ditemukan, namun terdapat di lokasi tertentu:

1. Toko Serba Ada (ใ‚ณใƒณใƒ“ใƒ‹)

Di sinilah sebagian besar orang di Jepang membuang sampah mereka saat bepergian. Toko serba ada memiliki tempat pemilah โ€” biasanya dipisahkan menjadi sampah yang dapat dibakar, botol PET (tanpa tutup), dan kaleng โ€” tepat di pintu masuk atau di samping kasir.

Peraturan tidak tertulis: Tempat ini ditujukan untuk produk yang dibeli di toko tersebut. Menggunakannya untuk sampah pribadi Anda (terutama sampah dari rumah) tidak disukai.

2. Stasiun Kereta Api

Stasiun kereta api besar โ€“ khususnya stasiun JR, stasiun shinkansen, dan terminal bandara โ€“ sering kali memiliki tempat sampah dan tempat sampah daur ulang di peron atau di ruang tunggu. Mereka selalu diurutkan berdasarkan kategori.

3. Mesin Penjual Otomatis

Banyak mesin penjual otomatis luar ruangan di Jepang memiliki slot daur ulang yang terpasang langsung ke mesin untuk kaleng dan botol bekas dari mesin tersebut. Ini biasa terjadi di taman, dekat jalan yang sibuk, dan di kampus.

4. Restoran & Kafe Cepat Saji

Jika Anda membeli makanan di McDonald's, kedai kopi, atau jaringan makanan cepat saji mana pun di Jepang, terdapat tempat sampah di dalam restoran. Anda diharapkan untuk memisahkan sampah dan membuangnya di sana sebelum berangkat.

5. Tempat & Taman Wisata Utama

Taman hiburan (Disneyland, USJ), beberapa taman besar, dan tempat wisata utama sering kali menyediakan tempat sampah. Ini cenderung berkerumun di dekat kedai makanan.

6. Kamar Hotel Anda

Hotel-hotel di Jepang akan memiliki tempat sampah kecil di dalam kamar. Untuk masa tinggal yang lebih lama, hotel Anda biasanya dapat memberikan saran tentang cara membuang limbah dalam jumlah besar.

Apa yang Sebenarnya Dilakukan Orang Jepang

Pendekatan paling umum dalam pengelolaan sampah di Jepang:

  1. Bawalah tas kecil โ€” Banyak orang Jepang (terutama wanita) yang membawa kantong plastik kecil di dompet atau tasnya khusus untuk sampah yang menumpuk di siang hari
  2. Gunakan tempat sampah di toko swalayan โ€” Berhenti di 7-Eleven, Lawson, atau FamilyMart dan gunakan tempat pemilahan untuk barang yang dibeli
  3. Bawa pulang โ€” Kemasan makanan, tas belanja, dan pembungkusnya dimasukkan kembali ke dalam tas Anda dan dibuang di rumah ke tempat sampah yang telah disortir dengan benar

Perilaku ini sangat dinormalisasi sehingga tidak ada yang menganggapnya aneh. Anda tidak akan melihat orang-orang terlihat kesal karena membawa sampah. Itu hanya bagian dari kehidupan sehari-hari.

Tips Bagi Wisatawan yang Berkunjung ke Jepang

Jika Anda mengunjungi Jepang dan tidak terbiasa membawa sampah, berikut strategi praktisnya:

Beli tas zip-lock kecil di toko 100 yen โ€” Simpan di ransel Anda sebagai tempat sampah portabel. Kosongkan di hotel Anda setiap malam.

Beli minuman Anda di minimarket โ€” Lalu gunakan tempat sampah mereka sebelum Anda berangkat. Ini adalah pendekatan yang paling efisien.

Cari tempat sampah mesin penjual otomatis โ€” Di area yang tidak memiliki minimarket, kelompok mesin penjual otomatis sering kali memiliki tempat daur ulang di dekatnya.

Hargai tempat sampah restoran โ€” Gunakan tempat sampah tersebut hanya untuk makanan yang dibeli di restoran tersebut. Jangan gunakan tempat sampah McDonald's untuk membuang sisa makanan hotel tadi malam.

Jangan tinggalkan sampah di kereta โ€” Ini dianggap sangat tidak sopan. Gerbong kereta peluru memiliki satu tempat sampah untuk botol PET di ujung setiap gerbong; gunakan hanya untuk botol.

Mengapa Kota di Jepang Tetap Bersih Tanpa Sampah

Pertanyaan inilah yang mengejutkan sebagian besar pengunjung. Jawabannya terletak pada kombinasi:

  1. Pengondisian budaya โ€” Tanggung jawab pribadi terhadap sampah diajarkan sejak masa kanak-kanak
  2. Tekanan masyarakat โ€” Norma sosial kuat; membuang sampah sembarangan sangat distigmatisasi
  3. Infrastruktur toko swalayan โ€” Jepang merupakan salah satu negara dengan kepadatan toko serba ada tertinggi di dunia (sekitar 56.000 toko di seluruh negeri), yang secara efektif menciptakan jaringan pembuangan limbah terdistribusi
  4. Pembersihan jalan secara rutin โ€” Pekerja kota menyapu jalan secara teratur, terutama di pusat kota

Kurangnya tempat sampah umum bukanlah suatu kelemahan dalam sistem Jepang. Ini adalah fitur yang dirancang dan berfungsi karena budaya mendukungnya.

Bagaimana Aplikasi GomiSense Membantu

Saat Anda berada di Jepang dan tidak yakin apa yang harus dilakukan dengan barang tertentu โ€” kaleng semprot, payung rusak, baterai mati โ€” aplikasi GomiSense memberi tahu Anda ke mana harus membawanya dan cara membuangnya dengan benar, berdasarkan lokasi Anda saat ini.

Aplikasi ini juga menunjukkan titik daur ulang dan pengantaran terdekat di peta โ€” berguna saat Anda keluar dan benar-benar tidak dapat menemukan tempat sampah yang sesuai.

Ringkasan

Pertanyaan Jawaban
Mengapa tidak ada tempat sampah di Jepang? Kebijakan keamanan pasca-1995 + etika tanggung jawab budaya
Di mana membuang sampah di Jepang? Toko serba ada, stasiun kereta api, mesin penjual otomatis, restoran
Apakah membuang sampah sembarangan di Jepang adalah ilegal? Ya โ€” denda berlaku di banyak kota
Apa yang dilakukan penduduk setempat? Bawa tas kecil dan bawa pulang sampah
Apakah ada tempat sampah di lokasi wisata? Ya, di tempat-tempat wisata utama dan taman hiburan

Hubungan Jepang dengan sampah tidak seperti negara lain. Setelah Anda memahami konteks budayanya, tidak adanya tempat sampah mulai menjadi hal yang masuk akal โ€” dan Anda bahkan mungkin akan mengadopsi kebiasaan membawa tas kecil jauh setelah Anda kembali ke rumah.

Panduan Terkait

Kembali ke Blog